Sunday, May 31, 2015

Believe in Yourself :)






Mereka pun kembali ke lembah kebenaran dan Naruto kembali duduk diatas batu depan air terjun. ZRASSH!! SET!! Dark Naruto kembali muncul

"Datang berapa kalipun sama saja. Kau takkan bisa mengalahkanku. . ." kata Dark Naruto

"Benar juga. . . Mengalahkanmu secara paksa memang takkan berguna. Karena jurus kita sama" kata Naruto

"Mau mengusirku juga percuma. . . Aku paling mengerti tentangmu" kata Dark Naruto

"Kalau begitu. . . Kamu juga pasti mengerti kan?" kata Naruto yg beranjak berdiri

"Apa maksudmu?" tanya Dark Naruto

"Apa barusan kuputuskan adalah. . ." kata Naruto

"Mana kutahu" kata Dark Naruto


"Jangan menbodohiku. . . Ah sudahlah! Ini kan tempat yg mereflesikan kebenaran hati kita. Aku akan membuat imej. . . Dan menujukannya padamu" kata Naruto sambil berkonsentrasi

"!!" Dark Naruto terlihat bingung

TRA!! Tiba2 muncul tulisan raksasa bertulis NARUTO, KANDIDAT NOMOR SATU HOKAGE

"Inilah. . . Tanda tanganku" kata Naruto

"Kau. . ." Dark Naruto seperti kesal

"Tanda tangan yg waktu itu nggak bisa kuberikan di ichiraku" kata Naruto sambil tersenyum

"Memang ada gunanya kalau kau punya tanda tangan! Konyol! Kamu cuma ditipu penduduk desa tahu! Mereka terus menipu kita! Seenaknya saja membuat peraturan yg mengasingkan kita! Coba ingat! Pasti terasa berat. . . Dan menderitakan!? Cuma aku yg mengerti tentangmu! Jangan percaya pada penduduk desa!" teriak Dark Naruto

"Ya. . . Penduduk desa memang penting, tapi apa yg harus kita percayai. Aku ingin mempercayai diri sendiri. Percaya pada diriku yg dipercayai penduduk desa" kata Naruto

". . ." Dark Naruto terlihat tercengang lemas dan jatuh

"Ugh kenapa? Padahal kamu. . . Dibuat begitu menderita" kata Dark Naruto

"Paman gurita yg menyadarkanku. Dia sama sekali tak ragu dan bangga pada diri sendiri" kata Naruto

"Maksudmu aku mengganggu!? Kalau begitu aku sebenarnya apa!?" teriak Dark Naruto

"Aku jadi kuat berkat kau. Karena itu bisa sampai disini" kata Naruto

"Kalau begitu. . . Apa yg harus kulakukan" teriak Dark Naruto sambil meluncur menyerang Naruto

"Gampang kan. Jadilah diriku karena kita sama" kata Naruto sambil memeluk Dark Naruto yg menyerangnya

"!?" Dark Naruto terlihat sangat tercengang

"Terima kasih. . . Aku sudah nggak apa2" kata Naruto

Dark Naruto terlihat menangis. SYUUT!! Mata Dark Naruto yg hitam mulai menjadi putih dan FUUT!! Dark Naruto menghambur dan menghilang

SET!! Naruto pun mengakhiri pertapaannya di depan air terjun.




Yoi, diri sendiri bukanlah musuh, tetapi merupakan motivator. 
Yg bilang musuh terbesar adalah diri sendiri itu adalah orang yg nggak percaya pada kemampuan dirinya.

Believe in yourself

KEEP THE FAITH


Halo, udah lama banget nggak posting dan nggak ngecek-ngecek blog ini. Tapi tiba-tiba ingat aja, dan mau nuangin sedikit pemikiran saya.

Saya adalah seseorang yang mempunyai pemikiran arti sukses bukan berarti menjadi kaya akan harta, nggak seperti yang dipikirkan kebanyakan orang. Dan sukses itu menurut saya hanyalah sebuah kata dimana tercapainya sebuah plan atau rencana. Karena sukses merupakan kata serapan dari bahasa asing, yaitu success, yang sebenarnya mempunyai pengertian berhasil (dalam arti terlaksana) jadi bukannya berhasil dalam arti memiliki penghasilan (harta). Tapi ya mungkin saya hanya mengartikan dengan logika, karna saya nggak punya dasar pemahaman tentang bahasa.

Kenapa saya membahas ini? Karena orang-orang selalu menghubungkan semua dengan materi.
Kalo menurut saya sukses adalah pernyataan yang keluar dari diri sendiri. Jadi jika kita sukses, orang  lain belum tentu menginginkan kondisi seperti kita. Karena rencana tiap orang berbeda. Jadi sukses yang kita alami bukanlah suatu yang mengejutkan untuk orang lain. Berbeda hal dengan ingin menjadi kaya. Jika kita kaya, semua orang tentu juga ingin kondisi seperti itu (menjadi kaya).

Jadi sudah jelas sukses merupakan rasa kepuasan karena berhasil dalam kondisi tertentu.

Intinya adalah bersyukur, karena tanpa kita sadari kita sudah berkali-kali mengalami kesuksesan. Bukankah hidup adalah nilai dari perjalanan itu sendiri? Masa depan bukanlah tujuan, karena masa depan yang kita dapatkan hanyalah bonus.


"When the mind thinks of success, the outside world mirrors these thoughts." Remez Sasson